Inovasi (reality bites..)

Ada banyak orang masih membayangkan bahwa inovasi itu terkait penemuan orang-orang jenius semacam Archimedes yang dapat ide waktu lagi di bak mandi terus teriak-teriak ‘Eureka’ sambil lari telanjang keliling kota atau seperti Newton yang menemukan prinsip gravitasi waktu ketimpa buah apel.

Masalahnya… sejenius-jeniusnya seseorang, jaman sekarang itu jaman kolaborasi. Nggak cukup menemukan sesuatu dari satu otak jenius orang terus dijamin bahwa penemuan itu bisa jadi sesuatu yang bermanfaat dan dipake orang banyak.

Misalnya sekarang kalo ditanya penemu pesawat, orang akan bilang Wright bersaudara. Boleh debat tapi OK deh, itu udah jadi konsensus yang sulit diubah di Duel Otak šŸ™‚ Tapi jaman sekarang kalo ditanya siapa penemu Airbus A380, nah siapa coba ? CEO Airbus ? Head Designer-nya ? Atau siapa ?

Intinya, inovasi jaman sekarang itu lebih banyak berupa improvement. Bisa improvement di proses, bisa di business model, bisa di fungsi dsb. Nah ini esensinya, sering kali perbaikan kecil bisa membawa impact besar. Ini yang perlu didorong, nggak perlu jadi jenius untuk jadi inovator. Semua orang bisa. Karena kalo berfikir hanya yang jenius yang bisa berinovasi masalahnya dua : orang ngerasa nggak cukup pinter buat berinovasi terus merasa inovasi itu urusan orang lain yang lebih jenius (which is nggak ada juga orang seperti itu anyway) dan dari sudut yang lain orang jadi nggak menghargai inovasi dari hal-hal kecil yang sebenarnya impact-nya besar.

Nah, terkait mendorong inovasi juga, saya tertarik sama satu bagian di bukunya Jack Welch yang Real-Life MBA. Dia bilang kita harus memberi reward kepada inovator dengan inovasi-inovasi yang bersifat improvement itu. Bisa jadi improvement itu berupa perbaikan bisnis proses yang membuat satu hal yang biasanya butuh waktu dua hari jadi bisa dikerjain satu hari aja dan yang lain sebangsa itu.

Terkait reward inovasi nih..reward itu nggak perlu sesuatu yang mahal. Bisa jadi sekedar membelikan tiket ke Ancol buat sekeluarga, atau nginep di hotel semalam buat sekeluarga atau semacam itu lah. Masalahnya banyak perusahaan memberi reward inovasi itu dengan acara makan malam bersama big boss. Kata Welch itu salah banget, makan malam sama Boss walau bagaimanapun tetap berasa ‘kerja’ šŸ™‚

Selamat berinovasi dan menghargai inovasi šŸ™‚

Ditulis di Medan dan Jakarta,

#BePositive #BeInnovative

Andi.

 

Advertisements

One thought on “Inovasi (reality bites..)

  1. Pingback: Books, Movies, Words, & A Place to Burning Ideas!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s