5 Level of Leadership

Sedang baca buku menarik tulisan John C. Maxwell tentang 5 Level of Leadership.
Di situ diterangkan bahwa efektivitas seorang pemimpin bisa dikategorikan ke dalam 5 tingkatan.
Dan by the way, pemimpin di sini nggak melulu ada hubungannya sama posisi yang bersangkutan di organisasi, ya..

5 level itu adalah (dari terendah sampai tertinggi) :
1. Position. Orang lain menganggap ybs sebagai pemimpin karena mereka harus melakukannya. Karena job title yang diembannya. Dengan kata lain karena Rights yang diberikan kepada si pemimpin.
2. Permission. Orang lain menganggap ybs sebagai pemimpin karena mereka ingin. Karena ybs disukai anak buahnya, punya hubungan kerja yang menyenangkan. Karena Relationship yang dibangunnya dengan orang lain.
3. Production. Orang lain menganggap ybs sebagai pemimpin karena apa yang sudah mereka hasilkan untuk organisasi. Karena Result yang dihasilkan.
4.People Development. Orang lain menganggap ybs sebagai pemimpin karena apa yang sudah diberikan kepada anggota teamnya. Karena ybs mengembangkan anak buahnya sebagai pemimpin di masa depan. Karena Reproduction of New Leaders yang mereka lakukan.
5. Pinnacle. Orang lain menganggap ybs sebagai pemimpin karena apa yang sudah dia lakukan selama ini dan apa yang dia representasikan. Karena Respect yang orang-orang berikan kepadanya. Di sini udah ngomong pengakuan profesional dan personal kaliber tinggi terhadap dirinya. Untuk level 5 ini Maxwell menambahkan catatan : yang 4 level pertama bisa dilatih dari ilmu dan pengalaman, tapi yang level 5 ini butuh faktor bakat personal.

Anyway, jangan ketuker dengan 5 tingkatan Leadership yang diangkat oleh Jim Collins di Good to Great, ya 🙂
Sebenarnya menurut saya nggak beda jauh sih, cuma beda sudut pandang dan cara mbelah aja. Maxwell berangkat motretnya dari sisi interaksi seorang pemimpin dengan orang-orang yang dipimpinnya, kalo Jim Collins berangkat dari sudut pandang prestasi perusahaan dan peran si pemimpin di dalamnya.

Selamat jadi pemimpin tingkat tinggi 🙂
#ActCreative #BePositive

Ditulis di atas pesawat Makassar-Jakarta dan Jakarta-Sydney.
Andi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s