Susah cari kerja karena lapangan kerja sempit ? Nggak benar !

Sekitar setahun yang lalu, saya diundang bicara di depan rektor-rektor dan kepala-kepala sekolah Muhammadiyah se-Indonesia di Yogyakarta untuk sebuah seminar.
Topik seminarnya menarik : Employability. Kosa kata baru buat saya waktu itu.

Penjelasannya begini..
Para fresh graduate pencari kerja yang fresh from the oven seringkali mengeluh..nyari kerja jaman sekarang kok susah banget ya..
Nunggu panggilan dari perusahaan besar gak dateng-dateng..udah dipanggil untuk interview gak lolos-lolos.
Mau buka usaha sendiri rasanya terbentur keterbatasan pasar dan modal. Gak heran tingkat pengangguran tinggi dong..

Di lain pihak perusahaan-perusahaan dan pelaku industri mengeluh..pertumbuhan ekonomi Indonesia sekarang lagi tinggi..di atas 6%. Jauh di atas negara-negara Eropa yang lagi krisis, yang cuma tumbuh di bawah 5%.
Peluang-peluang bisnis ada banyak, sumber modal juga relatif ada, suku bunga bank lagi rendah, beberapa bank malah mengeluh over-liquid..kebanyakan dana cair terhimpun tapi agak sulit diputar untuk dikembangkan.
Lha, tapinya mau dikerjakan bener gak nemu-nemu orang yang cocok buat ngerjain.
Interview puluhan orang, jarang banget nemu kandidat yang membuat efek ‘AHA..ini dia orang yang saya cari !!’..kandidat-kandidatnya rata-rata air semua..

Jadi nggak bener kalo lapangan kerja itu sedikit.. Masalahnya di mana dong ?
Klasik sebenernya..profil tenaga kerja muda kita tampaknya kurang match sama kebutuhan industri.. Employability-nya rendah.. Begitulah asal muasal latar belakang seminar yang saya hadiri waktu itu.

Nah, terus gimana dong ?

Coba lihat video penuh data menarik ini : did you know
Perhatikan, buat jurusan-jurusan yang terkait teknologi.. Ilmu yang dipelajari di tingkat satu akan obsolete ketika dia ada di tingkat 3.
Lah ? Ngapain dong kuliah kalo gitu ?

Clue lain ?
Apa sih bedanya sukses di kampus sama sukses di dunia kerja ? Pernah saya tulis di sini.
Di dunia kuliah kita diminta untuk memenuhi ekspektasi..di dunia kerja kita selalu ditantang untuk melebihi ekspektasi

Jadi nggak usah takut salah ketika muda..yang penting temukan passion dan jati diri serta kumpulkan credential sebanyak mungkin. Yang relevan pastinya.
Ayo..mumpung belum punya tanggungan.. Kalo nanti udah punya anak-istri, prioritas kehidupan biasanya mulai bergeser 🙂
Pastikan ketika itu terjadi kita udah siap..
Gak semua orang langsung nemu karir paling ideal sejak awal-awal lulus.
Jalur nyari karir yang pas sering kali bentuknya bukan jalan lurus, kadangkala berliku. Ketika perkerjaan yang pas kita dapatkan, kita akan merasa seperti nggak sedang kerja 🙂
Pernah saya tulis juga kok di sini

Coba cari kontribusi maksimal yang bisa kita berikan, dan harus unik, memberi manfaat untuk orang lain atau perusahaan tempat kita berkiprah..
Berkali-kali saya melalui sesi harus menginterview sekelompok kandidat calon pegawai dan pada akhirnya saya gak memilih siapa-siapa karena nggak ada kandidat yang punya sesuatu yang berbeda untuk ditawarkan.
Pernyataan lisan : ‘siap bekerja sama’, ‘siap berkontribusi’ dan yang sebangsanya sih semua kandidat juga siap, tapi kontribusi apa yang berbeda yang bisa diberikan sehingga seorang kandidat tampak berbeda dibandingkan yang lainnya ?

Biasanya kandidat-kandidat yang aktif di organisasi punya sesuatu yang berbeda untuk ditawarkan.
Bukan masalah organisasinya apa dan bagaimana…cuma sikap solution oriented dalam menghadapi tantangan dan masalah, bekerjasama dalam team, bekerja dengan target, passionate, berkontribusi aktif dan yang sebangsa itu sering kelihatan di orang-orang aktif.
Sekali lagi ini bukan masalah jaminan atau teori..cuma tendensi 🙂

Jadi ?
Kembangkan wawasan. Belajar dari orang-orang sukses dan pinter.
Mau tahu cirinya orang sukses dan pinter yang saya kenal dan saya banyak belajar dari mereka ?
Ada 3 cirinya : nggak ngerasa pinter, nggak malu bertanya dan nggak pelit sharing ilmu 🙂
Asal cara nanyanya bener dan baik-baik, you’ll find them..many of them 🙂

Tenang..tenang.. You’ll find a way.. there are too many opportunities out there 🙂
Saya bareng temen-temen @tseljatengdiy mau buat program-program peningkatan employability ah tahun ini. Yang berminat stay tune pantau tseljatengdiy.com, ya..

Selamat meniti karir yang unik buat diri sendiri 🙂

#ActCreative #BePositive

Ditulis di atas pesawat Semarang-Surabaya pp 🙂
Andi.

Advertisements

5 thoughts on “Susah cari kerja karena lapangan kerja sempit ? Nggak benar !

  1. biasanya temen2 fresh graduate mempunyai idealis dalam mendapatkan pekerjaan yang sesuai dg passionnya, dan seringnya passion tidak sejalan dg kenyataannya 🙂 sehingga dibutuhkan batu loncatan utk mendapatkan pekerjaan yang sesuai keinginan… hehe…pengalaman pribadi 🙂

    tetapi seiring dg kemajuan teknologi, akses internet semakin mudah… kesempatan tanpa batas.. peluang sangat luas.. bukan antar kota antar propinsi lagi (tagline bus antar kota), bukan dari sabang sampai merauke lagi…. tetapi worldwide.. end to end… bagi yang bisa memanfaatkan opportunity ini.

    Menjauhkan yang dekat dan mendekatkan yang jauh…. 🙂

  2. Pingback: Go out and play. | Journal

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s